Sabtu, 19 Mei 2012

ceritaku kepada malam

Hai malam...
apa kabar? sudah sangat lama sekali tak bersua denganmu.
aku terlalu sibuk bersama pagi dan sang hujan. aku hampir melupakanmu. padahal kau, pagi, dan hujan adalah yang berharga untukku. kalian selalu menemani aku. mendengarkan segala cerita. keluh dan kesah.
aku ingin kau tahu, wahai malam.. aku kini sudah mulai bangkit. mencoba melupkan seseorang yang aku tau pasti sulit. tapi jangan khawatir. aku masih seperti dulu.PANTANG MENYERAH. aku pasti berusaha untuk melupakan orang itu. orang yangb kuharap tak pernah kukenal, bahkan ku temui.

malam...
apakah kamu ingat saat itu tanggal 24 desember 2011. seseorang mengatakan Ia Khawatir kepadaku... :) dan satu minhggu kemudian orang itu berada disisikju sepanjang engkau, malam.. menyenyikan lagu-lagu diiringi petikan gitarnya.. dan aku? apa yang kulakukan? aku hanya diam. aku terlalu bahagia saat itu. aku terlalu berfokus menjaga diriku. agar aku tak meledak karena terlalu bahagia. karena sebenarnya aku ini petasan...ssst.(jgn bilang-bilang yaahh ). tapi, kamu pasti ingat. tepat satu malam sejak malam itu.. kau pasti melihat aku menangis. menangis sejadi-jadinya.. karena orang yang ssama. dihari ulang tahunku ke 19.  sungguh itu adalah kado yang paling mengejutkan. lebih dari apapun.


MALAM...
ratusan malamku telah kulalui dengan memikirkannya. apakah saterusnya harus aku lewati dengan memikirkannya juga??
aku sadar, malam. aku selalu mengucapkan apada semua orang. apada semuaaaaanya aku bilang "AKU MOVE ON". "aku melupakan dia". tapi aku tak bisa berbohong pada kamu,aku tau hatiku belum sanggup melupakaannya. aku belum bisa melewati satu malampun tanpa memikirkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar